Langsung ke konten utama

Postingan

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka

    A.       Pendahuluan Perkembangan pesat teknologi AI telah mengubah cara kita hidup dan bekerja. Dari sektor kesehatan hingga industri, AI telah menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dunia pendidikan pun tak ketinggalan. Dengan kemampuannya dalam memproses data dan belajar dari pengalaman, AI menawarkan peluang untuk merevolusi cara kita belajar dan mengajar. Pembelajaran yang dipersonalisasi, penilaian yang lebih efektif, dan pengalaman belajar yang lebih interaktif adalah beberapa contoh manfaat yang dapat kita peroleh dari penerapan AI dalam pendidikan. Pemanfaatan AI dalam pendidikan diantaranya   membantu guru dalam menyelesaikan masalah kewajiban administratif, mempersiapkan bahan ajar dan media pembelajaran, merancang pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, pembelajaran dan penilaian adaptif. Sudah menjadi masalah umum di kalangan guru bahwa   salah satu kendala atau k...

Wahai orangtua, guru, kepala sekolah, pejabat pendidikan berhati-hatilah!

  Setiap orangtua pasti mengharapkan anaknya mendapatkan pendidikan yang baik dan bersekolah di sekolah yang bagus. Mereka berusaha dengan berbagai cara, seperti mengikuti bimbingan belajar pada lembaga bimbingan belajar, memanggil guru privat, melengkapi sarana belajar dan meminta jam belajar tambahan di sekolah. Namun tidak sedikit orangtua mengambil jalan pintas, diterima di sekolah yang diinginkan melalui jalur illegal, masuk melalui jalur yang tidak ada dalam ketentuan yang sudah ditetapkan. Jalur yang dikenal sebagai bina lingkungan illegal. Disadari atau tidak oleh orangtua, oknum pejabat, guru dan kepala sekolah yang terlibat memasukkan calon siswa melalui jalur bina lingkungan ilegal pada hakikatnya mereka sedang melakukan investasi yang buruk pada masa depan anak, yang tidak mustahil malah menghancurkan anak itu sendiri kelak. Praktik bina lingkungan ilegal bertentangan dengan nilai-nilai kebenaran yang diajarkan oleh sekolah, yang menjadi tujuan pendidikan. Pada saat...

Virtual Reality dan Augmented Reality: Menjelajahi Dimensi Baru Pembelajaran Matematika

  Fakta sampai hari ini matematika selalu dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dipahami, tidak menarik dan abstrak. Delapan puluh persen siswa di seluruh dunia setuju bahwa mata pelajaran matematika adalah yang paling sulit. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya minat dan motivasi, yang berakibat pada hasil belajar yang rendah bahkan fobia matematika. Frustasi dan kehilangan minat sering mewarnai siswa dalam pembelajaran matematika. Di sisi lain pelajaran matematika merupakan mata pelajaran penting yang diajarkan di sekolah pada semua jenjang. Kurangnya motivasi dan rendahnya hasil belajar matematika tidak hanya berdampak pada siswa yang bersangkutan tapi juga pada perkembangan ilmu pegetahuan dan teknologi, mengingat matematika sangat penting untuk pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan. Fakta bahwa persepsi negative siswa terhadap mata pelajaran matematika, rendahnya minat dan motivasi untuk belajar matematika serta rendahnya prestasi belajar matematika ...

Bina lingkungan, PPDB dan Pelajaran Korupsi

                 Istilah Bina lingkungan muncul pada pertengahan tahun 70-an, yaitu saat giat-giatnya industrialisasi di berbagai daerah Indonesia. Bina lingkungan merupakan kepedulian industri/pabrik/perusahaan yang memberikan kesempatan pada penduduk di sekitar pabrik/perusahaan itu berdiri untuk bekerja atau menjadi karyawan. Bina lingkungan merupakan suatu upaya agar masyarakat sekitar berdirinya perusahaan marasakan manfaat kehadiran perusahaan di lingkungannya. Bina lingkungan pada pendidikan merupakan salah satu cara penerimaan peserta didik baru melalui jalur non akademis, biasanya melalui prestasi non akademi k, domisil   atau siswa tidak mampu secara ekonomi.     Sebagai contoh, Pemerintah kota Bandung sejak tahun pelajaran 2004/2005 mengeluarkan SK Wali   Kota   Bandung   Nomor 421/kep.413-Huk/2004 yang memberikan kesempatan calon siswa tidak mampu untuk masuk melalui jalur non akademik.   ...

Anak Hanyalah Beban

Tulisan ini sebagian saya sarikan dari pengantar majalah Basis edisi Juli-Agustus 2006 yang ditulis Budayawan Sindhunata, yang merupakan kupasan terhadap buku dengan judul Keine Zeit (Tidak Ada Waktu) karangan Sosiolog perempuan Amerika Arlie Hochschild (2002). Arlie Hochschild membuat penelitian tentang bagaimana orang-orang bertukar peran secara permanen, dari karyawan atau pekerja menjadi ibu atau bapak dalam keluarga. Penelitiannya dilakukan dari tahun 1990 sampai 1993. Hochschild memeriksa pula apakah orang-orang itu sungguh-sungguh berhasil membuat harmoni antara mencari uang dan hidup dengan anak-anaknya. Menurut penelitian Hochschild, apa yang terjadi di rumah adalah hidup harian yang seperti suatu “mimpi buruk”. Semuanya menjadi serba tergesa-gesa. Pagi-pagi bangun, para ibu menyiapkan sarapan. Mereka demikian terburu-buru, dan memberi kesan, ingin secepat mungkin pergi meninggalkan keluarganya. Makan pagi yang seharusnya menyenangkan menjadi hal yang kalau bisa secepatnya d...

UN dan Pelajaran Korupsi di Sekolah

Wakil Presiden Yusuf Kalla saat menjadi Menko Kesra pernah melemparkan pernyataan bahwa korupsi terbesar di negeri ini justru dilakukan oleh kalangan pendidik. Pernyataan itu di lemparkan di hadapan para peserta Rakernas Perguruan Tinggi se Indonesia di Yogyakarta pada Kamis, 27 Maret 2003. Korupsi dunia pendidikan itu berbentuk pengatrolan nilai dari oknum pendidik, untuk meluluskan peserta didiknya. Yusuf Kalla mengatakan, selama ini kalangan pendidik akan sangat bangga jika anak didiknya dapat lulus 100%. ”Akibatnya sangat buruk, anak-anak menjadi merasa bahwa belajar itu tidak perlu.” Dia menjelaskan, sekarang ini kalangan pejabat, termasuk mereka yang duduk di dunia pendidikan, harus bisa tegas tidak meluluskan anak yang tidak pantas untuk naik kelas atau tidak pantas lulus karena nilainya memang kurang mencukupi. ”Bahkan perlu kita menertawakan sekolah-sekolah yang masih bangga dengan keberhasilannya meluluskan 100% anak didiknya.” Pengatrolan nilai demi angka kelulusan...

Workshop Lesson Study MGMP Matematika SMA Kota Tangerang :

Memperbaiki Proses Pembelajaran Matematika Secara Kolaborasi Upaya untuk meningkatkan kualitas guru atau kualitas proses pendidikan pada umumnya, telah banyak dilakukan pemerintah melalui berbagai kegiatan penataran baik yang bersifat regional maupun nasional. Akan tetapi, hasil-hasil penataran tersebut seringkali tidak bisa secara langsung diterapkan di lapangan karena berbagai alasan antara lain tidak tersedianya infrastruktur pendukung yang memungkinkan hasil penataran tersebut bisa diimplementasikan. Selain itu, proses diseminasi atau penyebarluasan hasil penataran kepada fihak lain seringkali hanya terbatas pada orang-orang terdekat saja bahkan mungkin tidak dilakukan samasekali. Akhirnya ketika guru kembali ke sekolah seperti lirik sebuah lagu lawas yang dinyanyikan oleh Dian Piesesha ”Aku masih seperti yang dulu”. Hal tersebut tentu saja sangat tidak menguntungkan mengingat biaya yang telah dikeluarkan pemerintah bukan jumlah yang sedikit. Dengan demikian, harus ada upaya untuk ...