Untuk Guru BK, Guru Mata Pelajaran, Wali Kelas, dan Kepala Sekolah
Karena
dashboard ini akan digunakan oleh Guru BK, Guru Mata Pelajaran, Wali Kelas, dan
Kepala Sekolah, saya menyarankan pembuatannya mengikuti standar Business
Intelligence (BI Dashboard), bukan sekadar kumpulan grafik. Dengan pendekatan
ini, dashboard akan mudah dipelihara, cepat diperbarui, dan mampu berkembang
menjadi sistem pendukung keputusan.
Di bawah
ini adalah panduan lengkap mulai dari nol hingga menjadi dashboard profesional.
Tahap
1. Menyiapkan Data
Langkah 1. Upload Excel
ke Google Drive
1.
Buka Google Drive.
2.
Klik New → File Upload.
3.
Pilih file Simulasi_Asesmen_Kognitif_dilengkapi.xlsx dan
tunggu hingga proses unggah selesai.
Atau data langsung diambil menggunakan
google form.
Langkah 2. Ubah menjadi
Google Sheet
» Klik kanan file → Open With → Google
Sheets
» Kemudian: File → Save as Google
Sheets
Sekarang
data akan otomatis dapat diperbarui di Looker Studio.
Gunakan
AI generator (chatgpt, gemini, clude, dll) untuk membuat rancangan dashboard
dan gambaran visual halaman yang akan dibuat (mockup).
Prompt
membuat rancangan Dashboard:
“Anda
berperan sebagai seorang guru BK berpengalaman dan ahli dalam penggunaan looker
studio. Buatkan dashboard looker studio untuk data terlampir sehingga data
tersebut bisa digunakan secara optimal oleh guru mata pelajaran, wali kelas,
kesiswaan dan kepala sekolah. Buatkan petunjuk langkah-demi langkah dalam
membuatnya.”
“Buatkan
rancangan visual (Mockup) dashboard yang akan dibuat secara lengkap.”
Mockup
yang direkomendasikan oleh AI generator:
Kalau
sudah cocok, langsung meminta AI membuat langkah-langkah secara detail.
“Buatkan
langkah-langkah untuk membuat dashboard beranda dengan looker studio secara detail”
Tahap
2. Membuat Report Baru
Mengakses Looker Studio
Cara Mengakses:
Metode 1: Langsung via
URL
1.
Buka browser
(Chrome direkomendasikan)
2.
Ketik:
https://lookerstudio.google.com
3.
Login dengan akun
Google Anda
Metode 2: Via Google
Drive
4.
Buka Google Drive
5.
Klik tombol
"+ Baru"
6.
Pilih
"Lainnya" → "Google Looker Studio"
Metode 3: Via Google
Sheets
7.
Buka Google
Sheets yang berisi data
8.
Klik
"Extensions" atau "Add-ons"
9.
Cari dan install
"Looker Studio Connector" (opsional)
Tampilan
Awal Looker Studio
Setelah login, Anda akan
melihat:
1. Halaman Utama
(Home)
•
Template gallery:
Template siap pakai
•
Recent reports:
Report yang pernah Anda buat
•
Shared with me:
Report yang dibagikan orang lain
2. Menu Utama
•
Reports: Tempat semua report Anda
•
Data Sources: Sumber data yang terhubung
•
Explorer: Untuk eksplorasi data cepat (fitur baru)
Menggunakan Looker Studio.
1.
Masuk ke https://lookerstudio.google.com
2.
Klik Blank Report.
3.
Pilih Google Sheets, lalu pilih file yang telah dibuat tadi.
4.
Klik Add → Add to Report.
Tahap
3. Memeriksa Tipe Data
Ini
tahap yang sering terlewat.
» Masuk ke: Resource → Manage added
data sources → Edit
Pastikan
tipe data pada setiap kolom sesuai dengan tabel berikut:
|
Kolom |
Tipe Data |
|
Nama |
Text |
|
Kelas |
Text |
|
Rapor Mat |
Number |
|
Rapor IPA |
Number |
|
Rapor IPS |
Number |
|
Rapor BIN |
Number |
|
Rapor BIG |
Number |
|
TKA Mat |
Number |
|
TKA IPA |
Number |
|
TKA BIN |
Number |
|
TKA BIG |
Number |
|
Motivasi |
Number |
|
Regulasi
Emosi |
Number |
|
Hubungan
Sosial |
Number |
|
Gaya
Belajar |
Text |
|
Minat |
Text |
|
Bakat |
Text |
|
Dukungan
Keluarga |
Text |
|
Kesiapan
SMA |
Text |
Jika ada
kolom yang masih berupa Text namun seharusnya angka, ubah tipe datanya menjadi
Number.
Tahap
4. Membuat Calculated Field
Field adalah elemen
data terkecil yang digunakan untuk membangun seluruh visualisasi. Field dapat
berupa kolom asli dari sumber data (Google Sheets, BigQuery, MySQL, dll.)
maupun kolom hasil perhitungan (Calculated Field).
Karena hampir semua komponen dashboard menggunakan
field, memah
Klik ADD
A FIELD, lalu buat enam calculated field berikut.
Field 1 —
Rata-rata Rapor
(Rapor Mat + Rapor IPA + Rapor
IPS + Rapor BIN + Rapor BIG) / 5
Field 2 —
Rata-rata TKA
(TKA Mat + TKA IPA + TKA BIN +
TKA BIG) / 4
Field 3 —
Gap Prestasi
Rata-rata Rapor - Rata-rata TKA
Field 4 —
Indeks Psikososial
(Motivasi + Regulasi Emosi +
Hubungan Sosial) / 3
Field 5 —
Risiko Akademik
CASE WHEN Rata-rata TKA < 60 AND Motivasi <
70 THEN "Risiko Tinggi" WHEN
Rata-rata TKA < 70 THEN "Risiko Sedang" ELSE "Aman" END
Field 6 —
Kategori Nilai
CASE WHEN Rata-rata TKA >= 90 THEN
"Sangat Tinggi" WHEN
Rata-rata TKA >= 80 THEN "Tinggi"
WHEN Rata-rata TKA >= 70 THEN "Sedang" WHEN Rata-rata TKA >= 60 THEN
"Rendah" ELSE "Sangat
Rendah" END
Tahap
5. Mendesain Tema Dashboard
Masuk ke
Theme → Customize, lalu gunakan pengaturan berikut:
•
Background: #F6F8FC
•
Card: White
•
Border Radius: 10
•
Shadow: ON
•
Font: Poppins
•
Judul: Bold, ukuran 16
Tahap
6. Membuat Halaman Executive Dashboard
» Klik Page → New Page, beri nama
"Executive Dashboard"
Menambahkan Scorecard
Insert →
Scorecard, lalu buat lima buah scorecard berikut:
• Card 1: COUNT(Nama)
(judul: Jumlah Siswa)
• Card 2: AVG(Rata-rata Rapor)
• Card 3: AVG(Rata-rata TKA)
• Card 4: AVG(Indeks Psikososial)
• Card 5: COUNT(Risiko Akademik)
(filter: Risiko Tinggi)
Tahap
7. Pie Chart
Insert →
Pie Chart
•
Dimension: Kesiapan SMA
•
Metric: Record Count
Tahap
8. Bar Chart — Gaya Belajar
•
Dimension: Gaya Belajar
•
Metric: Record Count
•
Sort: Descending
Tahap
9. Bar Chart — Minat
•
Dimension: Minat
Tahap
10. Bar Chart — Bakat
•
Dimension: Bakat
Tahap
11. Stacked Bar — Dukungan Keluarga
•
Dimension: Dukungan Keluarga
Tahap
12. Radar Chart
Tambahkan
Community Visualization, cari "Radar Chart", lalu atur metric
berikut:
•
AVG(Motivasi)
•
AVG(Regulasi Emosi)
•
AVG(Hubungan Sosial)
Tahap
13. Filter
Insert →
Drop Down, lalu tambahkan filter untuk kolom-kolom berikut secara berurutan:
1.
Kelas
2.
Gaya Belajar
3.
Minat
4.
Bakat
5.
Risiko Akademik
Tahap
14. Dashboard Guru BK
Klik
Duplicate Page, lalu ganti nama menjadi "Dashboard BK". Hapus
beberapa grafik yang tidak diperlukan, kemudian tambahkan komponen berikut.
Scatter Plot 1
•
X: Motivasi
•
Y: Regulasi Emosi
•
Color: Risiko Akademik
Scatter Plot 2
•
X: Motivasi
•
Y: Hubungan Sosial
Heatmap 1
•
Dimension: Kelas
•
Metric: AVG(Motivasi)
Heatmap 2
•
Dimension: Kelas
•
Metric: AVG(Regulasi Emosi)
Table
Masukkan
kolom: Nama, Kelas, Motivasi, Regulasi, Hubungan Sosial, Risiko, Kesiapan.
Aktifkan Conditional Formatting berwarna merah untuk kategori Risiko Tinggi.
Tahap
15. Dashboard Wali Kelas
Duplicate
halaman sebelumnya, lalu tambahkan komponen berikut:
•
Filter: Kelas
•
Scorecard: Jumlah siswa kelas
•
Bar: Rata-rata Rapor tiap mata pelajaran
•
Bar: Rata-rata TKA tiap mata pelajaran
•
Histogram: Motivasi
•
Histogram: Regulasi Emosi
•
Histogram: Hubungan Sosial
•
Table: Nama, Rapor, TKA, Motivasi, Risiko
Tahap
16. Dashboard Guru Mata Pelajaran
Duplicate
halaman, lalu tambahkan komponen berikut:
•
Filter: Mapel
•
Histogram: Nilai rapor
•
Histogram: Nilai TKA
•
Scatter Plot: Rapor Mat vs TKA Mat
•
Table: Top 20 Nilai
•
Table: Bottom 20 Nilai
•
Table Profil Siswa: Nama, Motivasi, Gaya Belajar, Risiko
Tahap
17. Interaksi Dashboard
Pilih
semua grafik, lalu di panel kanan aktifkan opsi Apply Filter. Dengan begitu,
ketika salah satu visual diklik, seluruh grafik lain akan ikut berubah. Begitu
pula ketika kategori "Risiko Tinggi" diklik, semua visual akan
menampilkan data siswa pada kategori tersebut saja.
Tahap
18. Menambahkan Navigasi Antarhalaman
Agar
pengguna mudah berpindah antarhalaman, lakukan langkah berikut:
1.
Pilih Insert → Button (atau gunakan Shape + Link jika versi
Looker Studio Anda belum mendukung tombol).
2.
Buat tombol untuk: Executive Dashboard, Dashboard Guru BK,
Dashboard Wali Kelas, dan Dashboard Guru Mata Pelajaran.
3.
Atur aksi Link to page menuju halaman yang sesuai.
4.
Letakkan tombol di sidebar kiri atau bagian atas agar
konsisten di setiap halaman.
Tahap
19. Pengujian Dashboard
Sebelum
dibagikan, lakukan uji coba berikut:
1.
Pilih salah satu kelas pada filter, pastikan semua grafik
berubah.
2.
Klik salah satu kategori gaya belajar, pastikan tabel hanya
menampilkan siswa terkait.
3.
Uji Risiko Akademik = Risiko Tinggi, pastikan daftar siswa
dan indikator ikut terfilter.
4.
Periksa kembali apakah semua calculated field menghasilkan
nilai yang benar.
Tahap
20. Publikasi dan Berbagi
1.
Klik Share di pojok kanan atas.
2.
Tentukan hak akses: Viewer untuk kepala sekolah, guru mata
pelajaran, dan wali kelas; Editor hanya untuk admin data atau Guru BK yang
bertanggung jawab memperbarui dashboard.
3.
Jika data bersifat sensitif, batasi akses hanya untuk akun
Google dalam domain sekolah.
Pengembangan
yang Sangat Direkomendasikan
Dengan
data yang Anda miliki, dashboard ini dapat dikembangkan menjadi sistem analitik
pendidikan yang jauh lebih cerdas, misalnya:
•
Halaman Profil Siswa — menampilkan ringkasan lengkap
akademik, psikososial, gaya belajar, minat, bakat, dan rekomendasi layanan BK
untuk setiap siswa.
•
Early Warning System (EWS) — indikator otomatis siswa
berisiko berdasarkan kombinasi nilai TKA, motivasi, regulasi emosi, dan
dukungan keluarga.
•
Rekomendasi Tindak Lanjut — integrasi dengan Google Sheets
atau Apps Script untuk menghasilkan rekomendasi otomatis bagi guru mata
pelajaran, wali kelas, BK, dan orang tua.
•
Drill-through — dari dashboard sekolah → kelas → siswa →
profil individu dalam beberapa klik.
Dengan
rancangan tersebut, dashboard tidak hanya menjadi alat visualisasi, tetapi
menjadi pusat pengambilan keputusan berbasis data yang mendukung pembelajaran,
layanan BK, dan manajemen sekolah secara menyeluruh.

Komentar