Memahami Asesmen Formatif dan Sumatif dalam Kurikulum Nasional “Penilaian menjadi ‘penilaian formatif’ ketika buktinya benar-benar dipakai untuk menyesuaikan pengajaran dengan kebutuhan belajar murid.” Paul Black dan Dylan Wiliam (1998, hlm. 140; terjemahan bebas penulis) Intisari Setiap semester, ritus yang sama berulang di ribuan sekolah: jadwal ujian tengah semester, jadwal ujian akhir semester, kisi-kisi, lalu rata-rata angka yang disebut nilai rapor. Tulisan ini berargumen bahwa sebagian besar ritus itu bukan perintah standar penilaian, melainkan kebiasaan lama yang jarang diperiksa ulang. Dengan menelaah Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022, Panduan Pembelajaran dan Asesmen Edisi Revisi 2025, dan literatur asesmen, tulisan ini meluruskan empat kesalahpahaman, menyoroti alasan keuangan di sekolah swasta yang ikut mempertahankan asesmen tengah semester, dan menutup dengan langkah praktis bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas. Kata kunci: asesmen formatif, a...
Pendahuluan Sekolah adalah organisasi pembelajar yang kompleks, tempat bertemunya berbagai unsur: kurikulum, guru, peserta didik, sarana prasarana, orang tua, dan masyarakat. Di tengah kompleksitas itu, kepala sekolah menempati posisi yang sangat menentukan. Ia bukan sekadar administrator yang mengurus surat-menyurat dan anggaran, melainkan nakhoda yang menentukan arah, kecepatan, dan keselamatan seluruh awak kapal pendidikan. Banyak kajian manajemen pendidikan menegaskan bahwa maju mundurnya sebuah sekolah pada akhirnya tidak lepas dari kualitas kepemimpinan kepala sekolahnya. Sekolah dengan sumber daya terbatas namun dipimpin kepala sekolah yang visioner dan kompeten kerap mampu mencapai prestasi yang melampaui ekspektasi, sementara sekolah dengan fasilitas memadai bisa saja stagnan bahkan mundur jika kepemimpinannya lemah. Kepala Sekolah sebagai Pemegang Visi Peran paling mendasar dan paling menentukan dari seorang kepala sekolah adalah kemampuannya merumuskan dan meng...