Membaca Ulang Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 Pengantar: Sebuah Pertanyaan yang Tidak Sesederhana Kelihatannya Sejak Kurikulum Merdeka diperkenalkan pada 2022, salah satu perubahan filosofis paling mendasar adalah pergeseran dari pendekatan seragam ke pendekatan yang memberi ruang pada kebutuhan dan minat peserta didik. Ekstrakurikuler, yang pada era Kurikulum 2013 memuat satu kewajiban tegas, Pramuka wajib diikuti setiap siswa, dilonggarkan menjadi ranah pilihan sekolah dan siswa. Terbitnya Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 kemudian memunculkan kembali perdebatan lama: apakah Pramuka kembali menjadi kegiatan wajib bagi setiap siswa, ataukah kewajiban itu hanya melekat pada sekolah sebagai penyedia layanan? Pertanyaan ini bukan sekadar soal semantik. Ia menyentuh persoalan mendasar dalam desain kurikulum: siapa yang menjadi subjek kewajiban, dan apa konsekuensi hukum-pedagogis dari pilihan kata tersebut. Membaca Bunyi Regulasi: Dua Lapis Kewajiban Ber...
PILAR KEPEMIMPINAN DI GARIS TENGAH: Peran dan Tugas Wakil Kepala Sekolah SMA dalam Era Kurikulum Merdeka
Di balik setiap sekolah yang berhasil, selalu ada sosok-sosok yang bekerja keras di garis tengah kepemimpinan, tidak sepenuhnya berada di puncak, namun juga bukan sekadar pelaksana di lapangan. Sosok-sosok itulah yang kita kenal sebagai Wakil Kepala Sekolah. Mereka adalah jembatan antara kebijakan dan praktik, antara visi kepala sekolah dan realitas keseharian kelas, antara regulasi nasional dan kebutuhan nyata peserta didik. Dalam struktur tata kelola Sekolah Menengah Atas (SMA), Wakil Kepala Sekolah bukanlah ornamen administratif semata. Mereka adalah penopang utama roda operasional sekolah. Keempat bidang yang mereka emban, Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hubungan Masyarakat, mencakup hampir seluruh dimensi kehidupan sekolah, dari ruang kelas hingga komunitas, dari kalender akademik hingga hubungan dengan orang tua dan dunia industri. Lebih dari Sekadar Administrator Selama bertahun-tahun, jabatan Wakil Kepala Sekolah kerap dipahami secara sempit: mengelola jadwal ...